Setiap menjelang penerimaan Mahasiswa Baru adik-adik yang mau lulus SMA mulai mencari-cari informasi mengenai Jurusan atau Program Studi yang ada di PT (Perguruan Tinggi).
Pertanyaan yang kerap ditanyai adik letting sama saya selaku kakak leting, yaitu: "Kenapa kakak pilih Jurusan tersebut (Administrasi Niaga) untuk melanjutkan pendidikan S1?
Yang pertama ingin saya ungkapkan, bahwa setiap Jurusan yang ditawarkan di Perguruan Tinggi itu semuanya bagus-bagus, sesuai dengan prospeknya masing-masing.
Yang membedakan setiap orang untuk memilih Jurusan adalah jati diri mahasiswa itu sendiri, kearah mana dia melihat kemampuannya dan peluang apa saja yang tersedia di masa depan setelah setelah ia menempuh bidang studi tersebut.
Kuliah memakan waktu dan biaya yang relatif tidak sedikit. Banyak yang berhenti ataupun terputus kuliahnya di tengah-tengah jalan karena masalah demi masalah yang menghadang, tidak kecuali masalah Keterlajuran dalam memilih Program Studi.
Faktor-kuliah-asal-kuliah kerap menimpa banyak orang setiap tahunnya, karena mereka berfikir yang penting masuk kuliah dulu biar tidak dilihat teman sebagai pengangguran. Padahal Mahasiswa yang tidak bekerja juga tergolong pengangguran (terdidik) lho.
Sehingga pada akhirnya banyak yang salah pilih Jurusan karena terpengaruh dengan ajakan teman ataupun orang lain tanpa melihat ilmu apa sebenarnya yang nanti akan ditanamkan dalam diri mahasiswa jika kuliah di Jurusan tersebut, serta apa harapan setelah menggandeng gelar Sarjana?
OkeOce, saya akan menjawab sesuai apa yang telah saya rencanakan, dan berdasarkan pengalaman yang telah saya rasakan selama menjalani kuliah..
Dulu, sebelum memutuskan masuk ke jurusan Administrasi Niaga saya sempat melakukan sekedar penelitian awal untuk mengetahui visi-misi setiap Program Studi yang ada sampai akhirnya saya konkrit untuk masuk ke jurusan ini.
Yang pertama saya sudah melihat gelar ataupun title yang ditawarkan, apakah Diploma atau Strata kah? Kalau Diploma 3 (D3) untuk jurusan tertentu bukan masalah karena mengandalkan keahlian teknis, contohnya arsitektur. Namun untuk Jurusan pada umumnya yang paling dibutuhkan sekarang adalah S1.
Selanjutnya juga tidak lupa memantau Akreditasi, karena akreditasi juga berpengaruh dengan kebijakan instansi ataupun perusahan dalam melakukan rekrutmen di masa yang akan datang.
Akreditasi Adm Niaga di tempat saya kuliah nilainya "B" dan kemungkinan akan mendapatkan "A"setelah pengajuan borang Akreditas yang selanjutnya, "A" (Amiinnn) :) .
Namun apakah itu saja sudah cukup?
Saya masih belum puas, saya juga mengkaji tentang gambaran perkuliahan di Adm Niaga, di sana kita akan ditanamkan leadership (jiwa kepemimpinan) yang sigap dan siap untuk menjalankan Administrasi dalam arti yang luas.
Administrasi jika diartikan dalam arti sempit, "merupakan kegiatan Tata Usaha Kantor (TU), misalnya pembukuan berupa catat-mencatat, mengetik, menggandakan dan sebagainya (cerical work)".
Namun sebenarnya Administrasi Niaga tidak hanya mengarahkan mahasiswanya untuk menjadi seorang pegawai dan karyawan kantoran saja, tapi juga harus bisa menjalankan sebuah organisasi melalui ilmu management yang ditekankan.
Sebagaimana pengertian Administrasi (Administration) dalam arti luas, "yaitu proses kerjasama antar dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan (S.P. Siagian 1973).
Artinya seorang Sarjana Administrasi Niaga tidak cuma menargetkan lulusannya untuk menjadi seorang pegawai kantoran, tetapi juga harus siap untuk menjadi seorang manager pelaku bisnis atau pengusaha itu sendiri (businessman) melalui jiwa kepemimpinan yang dimiliki baik ketika posisinya sebagai direktur, manager, dan sebagainya.
Setiap proses kerjasama yang dilakukan suatu kelompok atau organisasi dengan tujuan yang telah ditetapkan di awal sudah dikatakan sebagai ranah administrasi.
Admistrasi Niaga juga dikaitkan dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan lain seperti ilmu politik, ekonomi, sosiologi, psikologi, antropologi, sosial, matematika, dan statistika yang saling berkaitan.
Keterkaitan disiplin ilmu tersebut mempunyai alasan yang cukup kuat, seperti kaitan antara niaga/ bisnis dengan hubungan psikologi, sosial dan politik, ini sangat perlu dikaji karena berpengaruh secara luas dalam kebijakan bisnis.
Misalnya sebuah perusahaan yang sukses perlu memperhatikan nilai sosial dengan lingkungan sekitar, pengabaian terhadap masyarakat akan memberikan citra negatif kepada Perusahaan. Begitu juga dengan berbagai kebijakan Pemerintah yang dinginkan perusahaan sebagai payung hukum yang melindungi dan saling menguntungkan antara perusahaan dan negara.
Hubungan yang lebih luas mengenai Administrasi Niaga dengan disiplin ilmu lainnya akan saya coba kupas pada kesempatan lain. Tunggu aja, Next Articles! :)
Kembali ke jawaban yang selanjutnya, Adminitrasi Niaga menerapkan magang kerja atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada semseter VI, nantinya mahasiswa akan ditempatkan diberbagai instansi dan perusahaan, seperti di PT. PIM, PT. Arun, PT. Pertamina, PT. TELKOM, Bank Indonesia (BI) dan BANK-BANK Konvensional, Kantor Pajak, dan berbagai instansi lainnya baik dalam lokal sampai luar negeri jika mahasiswa memiliki kesanggupan.
Magang adalah modal brilliant sebagai langkah kaki pertama untuk melihat dan mendalami langsung tentang bagaimana praktik kerja di lapangan yang sebenarnya, kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk show talents atau unjuk gigi dengan kemapuan yang kamu miliki ketika berada di sana.
Prioritaskan kemampuan dan kejujuran dalam dunia kerja, karena dimanapun anda kuliah tanpa skill dan kepercayaan orang akan sulit untuk mengandalkan kita.
Tentang mengambil Jurusan atau Bidang Studi yang terpenting adalah melihat kedalam diri anda, kemampuan, dan peluang kedepan.
Program Studi Ilmu Administrasi Niaga memasuki semester V nantinya akan ada sebuah konsentrasi Mata Kuliah yang harus anda pilih kembali.
Ada 3 (tiga) pilihan:
1. Konsentrasi Marketing
2. Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
3. Konsentrasi Manajemen Perbankan atau Keuangan.
Konsentrasi tersebut bisa kamu pilih berdasarkan inisiatif sendiri.
Marketing atau manajemen pemasaran adalah bidang ilmu tentang serangkaian startegi dan proses memasarkan product, marketing adalah ujung tombak yang menjadikan perusahaan meraih target keuntungan maksimal. Marketing banyak dibutuhkan kapanpun dan dimanapun selama manusia masih menggunakan berbagai produk baik barang maupun jasa.
MSDM adalah ilmu bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja), berkitan dengan rekrutment, training, evaluasi, pengembangan, pengadaan, dan sebagainya. Sedangkan
Perbankan (Keuangan) merupakan suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencairan, dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Namun apakah konsentrasi akan membedakan lapangan kerja?
Secara faktanya dilapangan tidak sama sekali, karena tujuan konsentrasi memudahkan mahasiswa dalam memilih permasalahan yang akan diajukan sebagai tugas akhir dalam penelitiannya.
Dalam proses perkuliahan ketiga konsentrasi di atas dipelajari dan didalami oleh mahasiswa secara umum, hanya saja fokus akhir semester mengharuskan mahasiswa untuk mendalami satu jalur sesuai yang diminati agar lebih mudah dalam penyelesaian skripsi.
Yang memilih konsentrasi marketing, msdm, tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sebagai pegawai bank ataupun dalam kegiatan perbankan lainnya. Begitu juga sebaliknya, karena pekerjaan hanyalah masalah skill dan keberuntungan.
Banyak juga kita temukan lulusan Administrasi Niaga/Bisnis bekerja sebagai pegawai pemerintah, dan lain-lain. Sangat wajar mengingat Administrasi dalam pengertian yang luas.
Seorang Adm Niaga juga harus mempunyai kemampuan sebagai konsultan bisnis, manager, eksekutif, dan sebagai strategi bisnis.
Tentang pekerjaan sebenarnya sebagaimana yang sudah saya tulis di atas, masih tergantung skills. Seandainya dalam menjalani perkuliahan setiap mahasiswa benar-benar memahami dan mau belajar dengan semaksimal mungkin tentu ilmu yang dipelajari akan bermanfaat dan menjadi modal kedepan dalam persaingan dunia kerja, apalagi dengan status Masyarakat Ekonomi Asean yang sudah berjalan dari tahun 2016 ini merupakan ancaman serius bagi siapapun yang belum siap.
Jadikan saja ilmu dalam perkuliahan ini sebagai pengalaman dalam proses pembentukan karakter, menjadi seorang mahasiswa yang menjunjung tiggi TriDarma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Jangan sia-siakan peran mahasiswa sebagai lapisan kedua dalam masyarakat, jadilah mahasiswa yang tidak apatis, peduli sesama dan bijak dalam berbagai persoalan.
Salam Mahasiswa!
#Mahasiswa_Umuslim
#Bireuen
BACA JUGA POSTINGAN TERKAIT:
-Laporan Magang Pada KPw Bank Indonesia Lhokseumawe-